Petang nan indah
aku membawa si ibu tua
bersiar-siar ke taman
Wajah si ibu tua
sugul sekali
Kadang jauh termenung
I wonder
'what she's thinking'
Adakah merenung nasib?
Si ibu tua banyak diam
Duduk jalan bersahaja
Sakit...
Si ibu tua sakit...
Sihat Zahir, Sakit Batin
Sungguh aku tak sangka
Anak si ibu tua juga tak sangka
Si ibu tua sakit begitu
Allah menguji anak si ibu tua
juga insan sekeliling
Apa itu erti kesabaran?
Apa itu erti pengorbanan?
Apa itu erti ketabahan?
Aku sebagai pemerhati
Melayan karenah si ibu tua
Melihat gelagat anak si ibu tua
Kadang penuh gelak tawa
Kadang terasa sayu
Lets just wait and see
Apa rancangan mereka? seterusnya untuk
Si ibu tua
23 December 2008
Si ibu Tua
bicara hati ima pada 1:21 PM
Labels: Pengalaman
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
2 nota kaki:
Hehhhehh...
finally.....
aku ga tau mau kasih comment apa
cos aku ga mengerti puisi mu, mah
anyway, happy blogging...
Haha.
Its not really puisi actually
Just a mumbling crapping words of mine
Hehe.
U should learn Bahsa from Jamie, Vic...or else u'r most welcome to stay here for a while someday to be familiar with those language,
Miahakhakhak
Ask Jamie to take u here soon ;D
Post a Comment